Hanya di Indonesia! Tradisi Unik Saat Lebaran Tiba

Journal of travel

Lebaran atau Idul Fitri sangat identik dengan suasana kekeluargaan dan silahturahmi di Indonesia. Sangat kental sekali tradisi tersebar di Indonesia. Tidak hanya sekedar tradisi maaf memaafkan, tradisi sungkeman ataupun unjung-unjung. Ternyata Indonesia juga memiliki tradisi unik yang hanya dilakukan di daerah tersebut saja.

Sambil menikmati liburan panjang Idul Fitri kali ini, yuk kita mengenal lebih tradisi unik saat lebaran yang dimiliki oleh beberapa wilayah di Indonesia.

Festival Meriam Karbit – Pontianak

Image source: garagara.id

Image source: garagara.id

Festival ini di gagas oleh Kesultanan Kadriah Pontianak. Awalnya tujuan dari penggunaan meriam ini untuk membuang sial dan mengusir hantu kuntilanak yang ada di Pontianak saat itu. Berjalannya waktu, Festival Meriam Karbit menjadi ajang tahunan yang dinanti warga ataupun pendatang.

Festival ini setiap tahunnya di ikuti oleh lebih dari 40 kelompok dan dilaksanakan di tepi Sungai Kapuas. Meriam yang digunakan juga bukan meriam yang biasa kita lihat di layar TV lho… Ini meriam tradisional. Meriam ini dibuat dari kayu durian atau pohon kelapa, mengapa? karena kedua bahan ini memiliki kekerasan yang baik untuk membuat meriam. Kayu lalu di ikat dengan menggunakan tali rotan. Berat satu buah meriam ini mencapai 100 kilogram lho… Setelah meriam selesai di ikat, meriam siap untuk dihias dengan berbagai warna dan hiasan lainnya. Yang dinilai dalam Festival Meriam Karbit adalah kekompakan dari suara meriam. Oh iya, Festiva Meriam Karbit ini dilaksanakan di malam takbiran girls.

Tradisi Bakar Gunung Api – Bengkulu

Image source: loop.co.id

Image source: loop.co.id

Tradisi ini sudah ada sejak jaman dahulu dan saat ini sedang di lestarikan karena keunikan dan asli dari daerah Bengkulu. Di awali oleh Suku Sayak yang menjadi pelopor Tradisi Bakar Gunung Api ini. Bakar Gunung Api dilaksanakan di malam takbiran oleh warga Bengkulu.

Yang menjadi unik adalah batok kelapa yang di susun mirip tusukan sate dan disusun ke atas kemudian dibakar. Tradisi ini dilakukan di depan rumah masing-masing warga tidak di satu tempat.

Ngejot – Bali

Image source: okezone.com

Image source: okezone.com

Ngejot sudah ada di Bali semenjak dahulu. Tradisi ini dilakukan oleh umat Hindu dan Islam yang hidup di Bali. Arti dari Ngejot sediri adalah ucapan terima kasih kepada para tetangga dengan memberikan makanan khas perayaan saat itu.

Bedanya pada saat umat Hindu merayakan hari raya Galungan dan Kuningan mereka akan memberikan makanan seperti nasi campur, urap dan hidangan khas babi kepada tetangga yang beragama Hindu. Ketika lebaran tiba, umat Islam akan memberikan makanan seperti opor ayam kepada tetangga sesama muslim.

Mudik

Image source: hipwee.com

Image source: hipwee.com

Last but not least, tradisi yang selalu dijalankan rakyat Indonesia ketika lebaran tiba, mudik…

Mendekati Hari Raya Idul Fitri pasti kita selalu disibukkan dengan perencanaan mudik. Dari jenis transportasi yang akan di gunakan hingga jadwal libur yang masih tidak jelas. Mudik atau yang juga dikenal dengan pulang kampung menjadi ajang tahunan untuk kembali ke tempat asal masing-masing. Buat kalian yang merantau pasti mudik menjadi salah satu hal yang ditunggu-tunggu.

Image source: okezone.com

Image source: okezone.com

Di Indonesia banyak sekali hal-hal unik yang dapat ditemukan selama mudik. Entah itu perilaku pemudik hingga cara mudik yang super unik. Bagaimanapun cara mudiknya yang terpenting adalah dapat berkumpul bersama keluarga dan merasakan hari yang Fitri dengan keluarga.

Selamat berlibur dan berkumpul dengan keluarga!

Contributors

Pratiwi Putri Anugerah

Co-Founder & Editor