How To Turn Your Internship Into Full Time Job

Woman's Career

How-To-Turn-Internship-Into-Full-Time-Job-The-It-Girl

Usia awal 20an adalah waktu yang tepat untuk magang, terutama jika kamu masih kuliah (Baca: Keutungan Bekerja Saat Kuliah). Internship atau magang identik dengan pekerjaan mudah seperti membuat kopi, atau pekerjaan kecil lainnya. Tapi, nggak semua internship selalu berhubungan dengan membuat minuman kopi atau fotokopi. Internship juga bisa membantumu untuk mendapat pekerjaan full time. Banyak orang yang mendapatkan pekerjaan full time melalui internship yang telah mereka lakukan. Kali ini, The It Girl akan memberikan beberapa tips yang dapat membantu kamu mendapatkan pekerjaan full time melalui internship:

#1 Memiliki Inisiatif dan Kreatif

Menjadi anak magang, bukan berarti kamu hanya mengerjakan apa yang diberikan oleh manager. Kalau kamu ingin memiliki kinerja yang lebih baik daripada yang lain, kadang kamu harus memiliki inisiatif. Mungkin perusahaan di tempat kamu magang memiliki beberapa masalah. Jangan takut untuk mengemukakan pendapat atau solusi kepada bosmu. Be creative. Segera beritahu bosmu tentang pendapatmu agar kinerja perusahaan tersebut meningkat. Your boss will be happy to have to as a full-time employee.

#2 Be Professional

Jika kamu punya skill yang bagus, tapi profesionalisme yang rendah akan membuatmu tidak lebih bagus dibandingkan orang yang memiliki profesionalisme tinggi meskipun dengan skill yang tidak sebagus kamu. Ketika kamu diberikan sebuah tugas dengan tenggat waktu yang spesifik, sebisa mungkin kamu harus menyelesaikannya sebelum tanggal tersebut. Mungkin sedikit susah, namun jika kamu ingin sekali bekerja di tempat impianmu, hal ini memiliki pengaruh yang cukup besar. Untuk nilai plus, kamu bisa menunjukkan pekerjaanmu kepada manager dan minta umpan balik tentang hasil kerjaanmu. Jika kamu menyelesaikannya saat deadline, tanpa konsultasi pekerjaanmu dengan manager, ada kemungkinan pekerjaanmu tidak akan membuahkan hasil yang memuaskan.

#3 Networking

Cukup sulit menjadi anak baru di kantor. But it’s normal, especially if you’re an intern. Jangan menunggu untuk mengenalkan dirimu kepada rekan kerja. Jika kamu bekerja dengan cara jarak jauh, dimana kemungkinan untuk bertemu sangat kecil, kamu bisa bisa melakukan video call dengan para rekan kerja. Kalau kamu bekerja di kota yang sama dengan tempat tinggalmu, cobalah untuk hangout, nonton bareng, atau makan siang. Networking is important for career girl, you might get some new useful information from your friends later.

#4 Bertanyalah Jika Tidak Mengerti

Setelah mendapat tugas pertama, mungkin kamu tidak mengerti apa yang harus dilakukan terlebih dahulu. Apabila kamu memang tidak mengerti, jangan ragu untuk menanyakan pada rekan kerja. Sebelum kamu bertanya ke manager, cobalah cari tau solusi dari masalah tersebut dan apabila ternyata kamu memang tidak mengerti, baru kamu bisa bertanya pada bosmu.

#5 Jangan Ragu Untuk Meminta Feedback

Sebagai anak magang, biasanya kamu diberikan pekerjaan kecil yang tidak terlalu susah. Tapi jangan salah meremehkan pekerjaan yang terlihat mudah. Setiap tugas yang diberikan padamu harus kamu kerjakan dengan sepenuh hati. Setiap selesai mengerjakan sebuah tugas, cobalah untuk meminta feedback dari atasan. Jangan marah jika feedback yang diberikan ternyata tidak sesuai harapanmu. Setiap feedback yang kamu terima adalah kunci agar kinerja kamu semakin baik. Jadi, jangan takut untuk mendapat feedback yang baik maupun buruk.

#6 Keep In Touch

Finally, your internship is over. Jadi, apa yang harus dilakukan selanjutnya? Keep yourself updated with information about your company you had interned with. Ada kemungkinan bahwa mereka membutuhkan tenaga full time dan mungkin juga mereka mempertimbangkan kamu menjadi tenaga yang dibutuhkan perusahaan tersebut karena kamu pernah magang di tempat itu sebelumnya. Hal ini menjadi salah satu kelebihanmu dibandingkan kandidat lainnya yang sama-sama mendaftar pekerjaan. You can try to reach out your manager, have a little chit and chat, also don’t hesitate to ask if there’s a job vacancy on their company.

Contributors

Winny Irmarooke

Co-Founder & Editor