Microbeads dan Dampaknya Bagi Lingkungan

Healthy Living
Image source: weheartit

Image source: weheartit

Pernah mendengar berita bahwa air kita sudah tercemar oleh plastik? Terdapat penelitian oleh Orb Media yang membuktikan bahwa air keran sudah tercemar oleh plastik. Plastik yang mencemari air tersebut berasal dari produk-produk yang kita gunakan sehari-hari, mulai dari produk kecantikan, pasta gigi, pembersih, dan segala macam. Salah satu jenis plastik yang mencemari air keran adalah microbeads.

Microbeads adalah butiran plastik kecil berukuran kurang dari 5 mm. Meski ukurannya sangat kecil, dampak dari microbeads sangat besar terutama untuk lingkungan. Microbeads dapat menyerap racun dan apabila microbeads masuk ke dalam tubuh, senyawa racun tersebut akan melepaskan racun dalam tubuh kita. Serem kan?

Microbeads tidak akan hancur begitu saja karena terbuat dari plastik. Seperti yang kita tahu, plastik memiliki umur yang sangat panjang hingga puluhan tahun lebih. Microbeads yang mencemari lautan akan masuk juga ke dalam tubuh ikan, dan microbeads tersebut dapat berakhir pada tubuh kita apabila kita memakan ikan tersebut.

Menemukan microbeads dalam kehidupan sehari-hari sangatlah mudah. Biasanya microbeads digunakan dalam produk kecantikan, mulai dari makeup sampai skincare, terutama produk yang mengandung scrub. Ketika kita membeli sebuah produk, cobalah untuk mengecek label ‘ingredients’. Nama lain microbeads adalah polyethylene, polypropylene, atau polystyrene (atau yang sering dilabel sebagai PE, PP, PET, atau nylon). Hindari produk yang menggunakan bahan-bahan tersebut.

microbeads infographics

Image source: greenpeace.org.uk

Banyak perusahaan yang sudah berkomitmen untuk tidak menggunakan microbeads dalam produknya. Selanjutnya, tergantung pada keputusan kita untuk menggunakan produk tersebut atau tidak. The It Girl sangat menyarankan kamu untuk menggunakan produk yang bebas dari microbeads karena cantik tidak perlu memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan tubuhmu!

Plastik adalah isu besar yang seharusnya menjadi prioritas utama. Lalu apa yang bisa kamu lakukan? Mulailah dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.