Things You Need To Know About Lupus

Physical Health

tig-international-lupus-day

What is Lupus

Penyakit lupus adalah penyakit peradangan kronis dimana sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari virus, bakteri, dan benda asing lainnya tidak dapat membedakan mana jaringan sehat dan mana yang jahat sehingga menyerang jaringan tubuh yang sehat juga. Hal ini mengakibatkan inflamasi, rasa sakit, dan kerusakan pada berbagai bagian tubuh.

Penyebab Lupus

Meskipun belum jelas apa penyebab penyakit lupus. Tampaknya orang-orang yang diwariskan penyakit lupus dapat mengembangkan penyakit ini ketika mereka terkena kontak dengan sesuatu dalam lingkungan yang dapat memicu lupus.Setelah melakukan research kecil-kecilan. Ternyata beberapa hal ini berikut ini dapat memicu penyakit Lupus:

  • Sinar Ultraviolet (UV). Baik dari matahari maupun lampu neon.
  • Infeksi. Memiliki infeksi dapat memicu lupus pada beberapa orang.
  • Obat-obatan. Beberapa obat dan antibiotik, terutama di sulfa dan penisilin
  • Faktor genetik. Research mengatakan bahwa gen memiliki peran penting dalam penyakit ini, namun gen tidak menentukan siapakah yang terkena lupus.
  • Hormon. 9 dari 10 penyakit lupus yang terjadi pada perempuan. Baik laki-laki maupun perempuan sama-sama memproduksi estrogen namun estrogen yang diproduksi wanita jauh lebih banyak. Perempuan mengalami gejala lupus sebelum datang bulan dan/atau selama kehamilan ketika produksi estrogen tinggi.
  • Stress. Sumber dari segala penyakit.

Gejala-gejala Lupus

Banyak sekali gejala-gejala lupus. Gejala tersebut dapat datang secara tiba-tiba maupun perlahan-lahan. Gejalan lupus berbeda antara orang yang satu dengan yang lain. Namun, secara umum, gejala lupus adalah sebagai berikut:

  • Demam
  • Kelelahan
  • Pembengkakan pada tangan dan kaki
  • Ruam berbentuk kupu-kupu pada pipi dan hidung
  • Anemia
  • Rasa sakit pada saat bernapas
  • Rambut rontok
  • Fenomena Raynaud (jari-jari kaki dan tangan berwarna keunguan atau pucat)
  • Sensitif terhadap cahaya matahari
  • Nyeri, kaku, atau pembengkakan pada sendi, terutama pada lengan, tangan, siku, lutut, dan pergelangan kaki

Komplikasi Lupus

Inflamasi yang disebabkan oleh lupus dapat menyebabkan komplikasi, diantaranya adalah:

  • Ginjal. Penyebab kematian utama pada penderita lupus adalah karena kerusakan ginjal. Gejalanya adalah gatal-gatal, gatal pada bagian dada, mual, muntah-muntah, dan edema
  • Sistem saraf pusat. Lupus dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, masalah ingatan, kejang dan perubahan perilaku
  • Darah dan pembuluh darah. Lupus dapat meningkatkan resiko anemia, pendarahan, pembekuan darah, dan inflamasi pembuluh darah.
  • Paru-paru. Pneumonia non-infeksi dan kesulitan bernapas karena peradangan pada rongga dada.
  • Jantung. Lupus dapat menyebabkan inflamasi arteri dan otot jantung. Selain itu, lupus juga meningkatkan kemungkinan penyakit jantung dan serangan jantung.

What If I Have Lupus?

Kalau kamu merasa mengalami gejala-gejala tersebut di atas. Jangan panik, segera konsultasikan dengan doktermu. Meskipun mengalami beberapa gejala, belum tentu karena lupus lho. Namun, jika kamu positif terhadap lupus, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut ini agar merasa lebih baik:

  • Pergi ke dokter secara teratur
  • Istirahat yang cukup
  • Hindari paparan sinar matahari
  • Stop merokok
  • Secara teratur berolahraga
  • Makan-makanan sehat
  • Surround yourself with people you love a lot

Interesting Facts About Lupus

  • Lupus bukan penyakit yang menular
  • Lupus bukanlah kanker
  • Lupus tidak berhubungan dengan HIV/AIDS
  • Lupus lebih banyak diderita oleh wanita daripada laki-laki pada usia 15-44 tahun
  • There is currently no cure for lupus. Sekarang ini, belum ada obat untuk lupus.
  • Lady Gaga, Selena Gomez, Tony Braxton, Seal merupakan artis hollywood yang menderita penyakit lupus

Contributors

Winny Irmarooke

Co-Founder & Editor